Singapore

IMG-20141103-WA0000

Island

Liburan tahun ini, saya menghabiskan sisa liburan dan memutuskan untuk tinggal di Singapura selama 1 minggu. Singapura terkenal sebagai kota, sekaligus negara yang kecil tapi dipenuhi dengan penduduk dan perusahan yang maju. Apartemen yang saya tinggali ini persis berada di depan ION Orchard, ikon kota Singapura. Menurut saya, kalau Anda memutuskan untuk pergi berlibur ke Singapura, Anda harus benar-benar datangi ikon kotanya, seperti Universal Studio, Singapore Zoo, China Town, ION Orchard, atau bahkan hanya sekadar menaiki MRT untuk berkeliling dan mengunjungi beberapa stasiunnya, karena kalau Anda tidak lakukan hal itu, Anda tidak akan ‘merasakan’ Singapura.

Soundwave

Hari itu, saya bangun pukul 8 pagi. Saya baru sadar kalau hari ini masih liburan dan saya juga baru sadar kalau agenda liburan saya hari ini adalah pergi ke Singapura. Saya bangun agak siang hari ini. Selanjutnya, melakukan rutinitas sehari-hari, membersihkan diri, sarapan pagi,dan menyelesaikan segala sesuatu yang akan saya bawa ke Singapura. Saya berangkat dari Jakarta sore hari menuju Bandara Soekarno Hatta untuk menempuh perjalanan 2 jam menuju Singapura. Akhirnya pada malam hari sekitar pukul 7 malam, saya mendarat di Bandara Changi.

Autumn

Saya sampai di bandara di Singapura saat malam hari. Saya menaiki kereta yang biasa disebut MRT untuk sampai ke ‘stasiun kecil’ dan menempuh waktu sekitar 10 menit. Karena stasiun tersebut ada di bawah tanah dan berada di bawah Orchard, saya hanya perlu naik ke atas dan menyeberang jalan untuk sampai ke apartemen. Tidak lama setelah mengisi data dan lain-lain, kami masuk ke apartemen dan istirahat sejenak. Saya dan keluarga banyak menghabiskan waktu untuk makan atau belanja di Orchard. Ada satu waktu di mana saat saya mengunjungi Universal Studio dan Hard Rock Café, saya bertemu dengan teman saya saat saya berada di sekolah dasar. Dan ternyata teman saya ini juga tinggal di gedung apartemen yang sama dengan yang saya tinggali

The Peak

Seekor burung merpati berdiri di ujung balkon.

Setiap orang butuh istirahat dari sebuah aktivitasnya. Maka burung merpati pun demikian, tak selamanya harus terbang. Dari satu aktivitas ke aktivitas yang lain, tak harus langsung diselesaikan dalam satu waktu. Khususnya manusia, otak dan badan butuh istirahat. Saat pada suatu pagi, saya bangun dari tempat tidur, berjalan menuju meja makan. Menuang segelas air dan membawa gelasnya ke balkon. Saya duduk di kursi, satu-satunya kursi yang ada di balkon. Saya meminum airnya dan melihat keadaan luar. Saat itulah seorang merpati menghampiri dan berdiri di ujung balkon. Burung itu menghentikan aktivitasnya, berhenti terbang dan berdiri, beristirahat. Harusnya kita bisa belajar dari seekor merpati, untuk sekali lagi, segala aktivitas butuh istirahat.